TEMPO.CO, London â" Negara supermaju seperti Inggris ternyata masih memiliki banyak pengangguran, terutama perempuan. Seperti dilansir The Guardian, dalam 25 tahun terakhir, sebanyak 1,12 juta perempuan di Inggris kehilangan pekerjaan.
SRC:id.berita.yahoo.com
TEMPO.CO, London â" Negara supermaju seperti Inggris ternyata masih memiliki banyak pengangguran, terutama perempuan. Seperti dilansir The Guardian, dalam 25 tahun terakhir, sebanyak 1,12 juta perempuan di Inggris kehilangan pekerjaan.
Pekan lalu, angka resmi pengangguran sekitar 2,67 juta orang. Ini menunjukkan bahwa perempuan kehilangan pekerjaan mereka pada tingkat yang tidak proporsional dan cenderung lebih besar daripada pria.
"Dalam resesi sebelumnya di awal 1980-an, angka pengangguran perempuan sedikit. Namun, akhir-akhir ini, perempuan banyak kehilangan pekerjaan di sektor publik karena mereka tidak proporsional dalam pekerjaannya," kata Direktur Institute for Public Policy Research, Graeme Cooke, Kamis, 29 Maret 2012.
Di sektor publik, ada sekitar 65 persen perempuan pekerja. Menurut Cooke, angka ini membuktikan bahwa telah ada lompatan besar dalam pengangguran di antara perempuan tua berusia 50-64 tahun. Sebaliknya, pengangguran di kalangan perempuan muda menurun pada kuartal terakhir.
AGUSLIA | GUARDIAN.CO.UK
Â
Â
Â
No comments:
Post a Comment