waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

ASEAN bekerja keras wujudkan AEC 2015

Written By cripto on Wednesday, April 4, 2012 | 7:00 AM

Negara anggota Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) berkomitmen untuk lebih bekerja keras guna mewujudkan Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC) 2015.
SRC:www.antaranews.com

ASEAN terus mempertahankan hubungan perdagangan yang kuat dengan mitra dialog khususnya dengan mitra dagang di kawasan Asia Timur (EAS) di tengah krisis keuangan/ekonomi."





Phnom Penh (ANTARA News) - Negara anggota Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) berkomitmen untuk lebih bekerja keras guna mewujudkan Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC) 2015.

Para pemimpin negara-negara ASEAN yang berkumpul di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-20 di Phnom Penh, Kamboja, Rabu, menyatakan komitmennya untuk melakukan reformasi dan mengatasi hambatan dalam pembentukan AEC.

"Kami mengulangi komitmen kami untuk mengerahkan usaha maksimal dan memastikan pelaksanaan cetak biru AEC secara tepat waktu," demikian butir pernyataan para pemimpin negara anggota ASEAN.

ASEAN mencatat sejak periode 2008 hingga 2011, tingkat pelaksanaan cetak biru AEC secara keseluruhan mencapai 67,9 persen. Dengan demikian, masih sekitar 32,1 persen lagi yang belum terlaksana.

Untuk itu, para pemimpin negara ASEAN sepakat memperkuat koordinasi nasional di masing-masing negara guna melaksanakan komitmen cetak biru AEC di berbagai kementerian dan lembaga.

Dalam dokumen pernyataan bersama tersebut, para pemimpin negara menegaskan prioritas dalam agenda AEC adalah fasilitasi pergerakan lintas barang. Untuk itu, negara ASEAN menyambut baik pembentukan "ASEAN Single Window" dan "ASEAN Harmonized Tariff Nomenclature" (AHTN).

Selain itu, para pemimpin negara juga menyambut baik berlakunya Perjanjian Investasi Komprehensif ASEAN (ACIA).

Terkait dengan kondisi ekonomi global dan dampaknya terhadap pembentukan AEC, para pemimpin menekankan pentingnya negara-negara kawasan melakukan upaya antisipasi. Meski ekonomi global menunjukkan tanda pemulihan, namun di sejumlah negara mengakibatkan tekanan inflasi.

"ASEAN terus mempertahankan hubungan perdagangan yang kuat dengan mitra dialog khususnya dengan mitra dagang di kawasan Asia Timur (EAS) di tengah krisis keuangan/ekonomi," demikian salah satu butir penyataan para pemimpin negara ASEAN.
(H017)

Posted by cripto at 7:00 AM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • Warga Tionghoa Singkawang gelar "cheng beng"
    Ratusan warga Tionghoa Kota Singkawang menggelar sembahyang "Cheng Beng" atau berziarah ke makam orang tua, keluarga maupun leluhu...
  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • RI kecewa ASEAN gagal capai kesepakatan soal Laut China Selatan
    Indonesia kecewa terhadap hasil pertemuan para menteri luar negeri ASEAN di Phnom Penh, Kamboja, yang tidak berhasil menyatukan pandangan so...
  • Riwayat hidup Roger Federer
    Berikut ini data dan fakta petenis Swiss, Roger Federer, yang meraih gelar juara untuk ketujuh kalinya dalam turnamen itu setelah menang pad...
  • Pasukan PBB dan Kongo serang pemberontak
    Pasukan PBB dan tentara Republik Demokratik Kongo (DRC) menggunakan helikopter-helikopter tempur Kamis menyerang tentara yang memberontak ya...
  • Lima orang terkubur tanah longsor di China barat daya
    Lima orang terkubur oleh tanah longsor yang dipicu hujan lebat di Provinsi Guizhou, barat daya China, kata pihak berwenang Jumat.
  • 19 orang tewas akibat kereta api tabrak truk di Afsel
    Satu kereta api menabrak truk yang membawa para petani di satu perlintasan di Afrika Selatan bagian timur, Jumat, dan menewaskan setidaknya...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates