waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Pengamat : warga Medan rentan terserang DBD

Written By cripto on Friday, April 6, 2012 | 3:00 PM

Warga Kota Medan dinilai rentan terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan nyamuk aedes aegypty sebagai dampak cuaca yang tidak menentu dalam beberapa hari terakhir.
SRC:www.antaranews.com

Ilustrasi Penderita DBD. (FOTO ANTARA/Oky Lukmansyah)

Medan (ANTARA News) - Warga Kota Medan dinilai rentan terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan nyamuk aedes aegypty sebagai dampak cuaca yang tidak menentu dalam beberapa hari terakhir.

Pengamat kesehatan dari Universitas Sumatera Utara (USU) dr Delyuzar, SpPA di Medan, Rabu, mengatakan, dengan kondisi cuaca panas yang disertai musim penghujan saat ini di Kota Medan dan sekitarnya akan membuat nyamuk aedes aegypty cepat berkembang.

"Karena cuaca yang tidak menentu ini dikhawatirkan akan membuat nyamuk penyebab DBD datang lagi, yang tentunya akan membuat masyarakat menjadi sangat rentang terserang," katanya.

Ia mengatakan, pencegahan dan penanggulangan DBD tidak terlepas dari perilaku masyarakat untuk mencegah perindukan dan perkembangbiakan nyamuk tersebut, salah satunya harus tetap menerapkan pola 3-M, yakni menutup, menanam dan menguras wadah yang dapat menampung air.

"Kalau hujan tentunya banyak tempat-tempat yang bisa menjadi tempat genangan air seperti di tempurung, vas bunga, kaleng bekas. Jadi hal ini harus diperhatikan masyarakat, jangan sampai menjadi tempat bersarangnya nyamuk," katanya.

Yang tidak kalah penting, lanjut dia, Dinas Kesehatan juga harus melibatkan masyarakat, ormas, dan perkantoran untuk menjaga lingkungan masing-masing seperti mengganti air bak mandi serta menutup, menguras dan mengubur barang-barang bekas.

Tidak hanya itu, lanjut Ketua Jaringan Kesehatan Masyarakat Medan (JKMM) ini, yang tidak kalah penting adalah bagaimana Dinas Kesehatan dapat lebih mengaktifkan juru pemantau jentik (jumantik) dan patroli kesehatan.

"Kalau hanya mengandalkan fogging saja tentu kurang efektif karena hanya akan membunuh nyamuk dewasa. Artinya kesadaran untuk tetap menerapkan pola hidup bersih adalah modal utama untuk bisa terhindar dari penyakit ini," katanya.

Sementara Humas RSUD dr Pirngadi Medan Edison Perangin-angin mengatakan, selama periode Januari-Maret 2012 tercatat 55 orang warga Kota Medan penderita DBD menjalani perawatan di rumah sakit miliki Pemkot Medan itu.

"Namun dari jumlah tersebut tidak ada pasien yang meninggal dunia. Kalau cepat ditangani maka kemungkinan pasien kembali sehat akan besar," katanya.
(T.KR-JRD/R014)

Posted by cripto at 3:00 PM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • Warga Tionghoa Singkawang gelar "cheng beng"
    Ratusan warga Tionghoa Kota Singkawang menggelar sembahyang "Cheng Beng" atau berziarah ke makam orang tua, keluarga maupun leluhu...
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • Pemimpin EU hindari Ukraina terkait kasus Tymoshenko
    Ukraina menghadapi isolasi yang semakin bertambah Senin ketika lima presiden dan seorang ketua EU menyatakan berencana absen pada pertemuan ...
  • Nilai ekspor produk rotan 27 juta dolar
    Kebijakan Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan yang menutup kran ekspor bahan baku rotan mulai terlihat hasilnya dan nilai ekspor telah mamp...
  • Rio Haryanto tempati peringkat ke-9 di Bahrain
    Pebalap nasional asal Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Rio Haryanto, menempati peringkat kesembilan pada race pertama lomba balap mobil G...
  • Gubernur Kalsel instruksikan pembatasan pembelian premium
    Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin mengeluarkan instruksi pembatasan pembelian premium di SPBU untuk mengurangi terjadinya antrean pan...
  • BNP2TKI: Timor Leste butuh banyak TKI
    Deputi Kerja Sama Luar Negeri & Promosi Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Endang Sulistiyaningsi men...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates