waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Butuh 50 ribu dolar AS setahun untuk bahagia

Written By cripto on Sunday, May 6, 2012 | 8:00 AM

Uang memang tidak dapat langsung membeli kebahagiaan, namun sebuah survei menunjukkan banyaknya uang yang dimiliki menjadi faktor penting untuk meningkatkan kepuasan dan kualitas hidup.
SRC:www.antaranews.com

(Istimewa)

Jakarta (ANTARA News) - Uang memang tidak dapat langsung membeli kebahagiaan, namun sebuah survei menunjukkan banyaknya uang yang dimiliki menjadi faktor penting untuk meningkatkan kepuasan dan kualitas hidup.

Lalu, berapa banyak penghasilan tahunan yang dibutuhkan untuk merasa bahagia? Jawabannya adalah 50 ribu dolar AS setiap tahun, menurut jajak pendapat yang dilakukan peneliti di Marist Institute for Public Opinion, dengan melibatkan 1.235 responden warga Amerika Serikat.

Pendapatan rumah tangga tahunan sebesar 50 ribu dolar AS diyakini cukup untuk meningkatkan kemungkinan seseorang merasa bahagia dan puas.

Survei menunjukkan rumah tangga dengan pendapatan tahunan kurang dari 50 ribu dolar AS merasa kurang bahagia dibandingkan mereka yang berpendapatan lebih dari 50 ribu dolar AS.

Kesenjangan terbesar yang dirasakan diantara dua tingkat pendapatan ini adalah kepuasan dalam perumahan, hubungan dengan teman-teman, dan kepuasan keseluruhan terhadap hidup.

"..uang adalah faktor penting dalam kepuasan terhadap kualitas hidup," kata Paul Hogan, ketua dan pendiri dari Home Instead Senior Care sebuah perusahaan yang menyediakan perawatan untuk lansia dan penyusun survei tersebut, seperti yang dikutip dari laman livescience.*

Posted by cripto at 8:00 AM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • Warga Tionghoa Singkawang gelar "cheng beng"
    Ratusan warga Tionghoa Kota Singkawang menggelar sembahyang "Cheng Beng" atau berziarah ke makam orang tua, keluarga maupun leluhu...
  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • RI kecewa ASEAN gagal capai kesepakatan soal Laut China Selatan
    Indonesia kecewa terhadap hasil pertemuan para menteri luar negeri ASEAN di Phnom Penh, Kamboja, yang tidak berhasil menyatukan pandangan so...
  • Riwayat hidup Roger Federer
    Berikut ini data dan fakta petenis Swiss, Roger Federer, yang meraih gelar juara untuk ketujuh kalinya dalam turnamen itu setelah menang pad...
  • Pasukan PBB dan Kongo serang pemberontak
    Pasukan PBB dan tentara Republik Demokratik Kongo (DRC) menggunakan helikopter-helikopter tempur Kamis menyerang tentara yang memberontak ya...
  • Lima orang terkubur tanah longsor di China barat daya
    Lima orang terkubur oleh tanah longsor yang dipicu hujan lebat di Provinsi Guizhou, barat daya China, kata pihak berwenang Jumat.
  • 19 orang tewas akibat kereta api tabrak truk di Afsel
    Satu kereta api menabrak truk yang membawa para petani di satu perlintasan di Afrika Selatan bagian timur, Jumat, dan menewaskan setidaknya...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates