waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Media: Israel batalkan pemilihan umum dini

Written By cripto on Tuesday, May 8, 2012 | 4:00 AM

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mencapai kesepakatan dengan partai oposisi utama guna membentuk pemerintah persatuan nasional dan membatalkan pemilihan umum dini, demikian laporan media setempat Selasa pagi.
SRC:www.antaranews.com

PM Israel Benjamin Netanyahu (REUTERS/Baz Ratner)

Jerusalem (ANTARA News) - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mencapai kesepakatan dengan partai oposisi utama guna membentuk pemerintah persatuan nasional dan membatalkan pemilihan umum dini, demikian laporan media setempat Selasa pagi.

Partai oposisi Kadima akan bergabung dalam pemerintah Netanyahu, dan pemimpinnya Shaul Mofaz diperkirakan diangkat jadi seorang menteri pemerintah, kata harian Haartez.

Haaretz melaporkan Kadima sepakat untuk bergabung dengan pemerintah Netanyahu dengan syarat pemerintah mendukung usul bagi alternatif Hukum Tal, yang mengizinkan mahasiswa seminari Yeshiva sampai waktu yang tak ditetapkan untuk tak menjalani tugas militer.

Kesepakatan tersebut dicapai saat Knesset, parlemen Israel, sedang membahas pembubaran sidang saat ini sehingga melicinkan jalan bagi pemilihan umum dini, demikian laporan Xinhua Selasa pagi.

Netanyahu, Ahad (6/5), mengatakan ia akan memajukan pemilihan umum akibat pemerasan politik dari mitra koalisinya. Ia pada Senin juga mengusulkan kepada kabinetnya bahwa pemerintah umum akan diselenggarakan pada 4 September, yang mulanya dijadwalkan berlangsung pada 2013, demikian Xinhua melaporkan.

(C003)

Posted by cripto at 4:00 AM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • Warga Tionghoa Singkawang gelar "cheng beng"
    Ratusan warga Tionghoa Kota Singkawang menggelar sembahyang "Cheng Beng" atau berziarah ke makam orang tua, keluarga maupun leluhu...
  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • RI kecewa ASEAN gagal capai kesepakatan soal Laut China Selatan
    Indonesia kecewa terhadap hasil pertemuan para menteri luar negeri ASEAN di Phnom Penh, Kamboja, yang tidak berhasil menyatukan pandangan so...
  • Riwayat hidup Roger Federer
    Berikut ini data dan fakta petenis Swiss, Roger Federer, yang meraih gelar juara untuk ketujuh kalinya dalam turnamen itu setelah menang pad...
  • Pasukan PBB dan Kongo serang pemberontak
    Pasukan PBB dan tentara Republik Demokratik Kongo (DRC) menggunakan helikopter-helikopter tempur Kamis menyerang tentara yang memberontak ya...
  • Lima orang terkubur tanah longsor di China barat daya
    Lima orang terkubur oleh tanah longsor yang dipicu hujan lebat di Provinsi Guizhou, barat daya China, kata pihak berwenang Jumat.
  • 19 orang tewas akibat kereta api tabrak truk di Afsel
    Satu kereta api menabrak truk yang membawa para petani di satu perlintasan di Afrika Selatan bagian timur, Jumat, dan menewaskan setidaknya...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates