waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Mesir berlakukan jam malam di Maidan Abbasea

Written By cripto on Friday, May 4, 2012 | 4:00 PM

Dewan Tertinggi Militer (SCAF) yang berkuasa di Mesir pada Jumat memberlakukan jam malam terbatas di Maidan Abbasea, dan sekitar kompleks Kementerian Pertahanan di Kairo Timur.
SRC:www.antaranews.com

ilustrasi Bendera Meir.(FOTO REUTERS/Luke MacGregor)

Kairo (ANTARA News) - Dewan Tertinggi Militer (SCAF) yang berkuasa di Mesir pada Jumat memberlakukan jam malam terbatas di Maidan Abbasea, dan sekitar kompleks Kementerian Pertahanan di Kairo Timur.

Jam malam atau larangan keluar malam di Maindan Abbasea itu berlaku mulai Jumat malam pukul 23.00 hingga pukul 07.00 waktu setempat, kata Jenderal Mukhtar El Mulla dalam, Jumat malam (Sabtu dinihari WIB).

Pemberlakuan jam malam tersebut ditetapkan menyusul bentrokan berdarah dalam aksi demontrasi sejuta umat seusai shalat Jumat menewaskan sedikitnya satu orang dan pulahan lainnya luka-luka.

SCAF juga menutup semua jalan ke arah Kementerian Pertahanan seperti Jalan Khalifah Al Maamun, Jalan Abbasea dan Jalan Ain Shams.

SCAF yang berkuasa sejak mundurnya Presiden Hosni Mubarak pada 11 Febrauri 2011 itu juga meminta semua rakyat Mesir untuk tentang, dan berjanji akan menyeret mereka yang melanggar hukum yang berlaku.

Demo sejuta umat anti-pemerintah itu semula berlangsung damai, namun kemudian berubah menjadi bentrokan antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan dari militer dan kepolisian.

Demo sejuta umat itu berlangsung di dua tempat, yaitu di Bundaran Tahrir di pusat kota Kairo dan di Maindan Abbaseia, Kairo Timur, yang berdekatan dengan Kementerian Pertahanan.

Tembakan gas air mata dan semprotan air dilancarkan untuk membubarkan massa yang umumnya pemuda dan mahasiswa.

Bentrokan di Maidan Abbasea itu merupakan kedua kalinya dalam pekan ini setelah pada Rabu (2/5) menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai lebih dari 170 orang.

Militer telah menyampaikan permintaan maaf atas korban jiwa tersebut, dan menuduh provokator yang menimbulkan bentrokan tersebut.

Mesir saat ini sedang menyongsong pemilihan presiden yang dijadwalkan digelar tiga pekan lagi, pada 23 dan 23 Mei.
(T.M043/A020)

Posted by cripto at 4:00 PM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • Warga Tionghoa Singkawang gelar "cheng beng"
    Ratusan warga Tionghoa Kota Singkawang menggelar sembahyang "Cheng Beng" atau berziarah ke makam orang tua, keluarga maupun leluhu...
  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • RI kecewa ASEAN gagal capai kesepakatan soal Laut China Selatan
    Indonesia kecewa terhadap hasil pertemuan para menteri luar negeri ASEAN di Phnom Penh, Kamboja, yang tidak berhasil menyatukan pandangan so...
  • Riwayat hidup Roger Federer
    Berikut ini data dan fakta petenis Swiss, Roger Federer, yang meraih gelar juara untuk ketujuh kalinya dalam turnamen itu setelah menang pad...
  • Pasukan PBB dan Kongo serang pemberontak
    Pasukan PBB dan tentara Republik Demokratik Kongo (DRC) menggunakan helikopter-helikopter tempur Kamis menyerang tentara yang memberontak ya...
  • Lima orang terkubur tanah longsor di China barat daya
    Lima orang terkubur oleh tanah longsor yang dipicu hujan lebat di Provinsi Guizhou, barat daya China, kata pihak berwenang Jumat.
  • 19 orang tewas akibat kereta api tabrak truk di Afsel
    Satu kereta api menabrak truk yang membawa para petani di satu perlintasan di Afrika Selatan bagian timur, Jumat, dan menewaskan setidaknya...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates