waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Parlemen Bulgaria larang merokok di ruang umum tertutup

Written By cripto on Friday, May 18, 2012 | 12:00 AM

Parlemen Bulgaria, Kamis (17/5), memberi suara untuk melarang orang merokok di semua ruang umum tertutup mulai 1 Juni, dalam upaya membujuk salah satu negara dengan pecandu rokok paling berat di Eropa tersebut agar mencampakkan ...
SRC:www.antaranews.com

Kawasan Dilarang Merokok. (FOTO ANTARA/M Agung Rajasa)





Sofia (ANTARA News) - Parlemen Bulgaria, Kamis (17/5), memberi suara untuk melarang orang merokok di semua ruang umum tertutup mulai 1 Juni, dalam upaya membujuk salah satu negara dengan pecandu rokok paling berat di Eropa tersebut agar mencampakkan kebiasaan itu.

Negara anggota paling miskin di Uni Eropa tersebut telah bergabung dengan sejumlah negara yang terus bertambah dalam melarang orang merokok di bar dan restoran.

Bulgaria juga setuju melarang orang merokok di luar tempat perawatan anak-anak dan sekolah serta di stadion selama pertandingan olah raga dan pertunjukan budaya. Tindakan itu disambut baik oleh para ahli kesehatan dan orang yang tidak merokok.Lebih dari 40 persen penduduk dewasa merokok di negara Balkan tersebut.

Para pemeriksa akan menjatuhkan denda sampai 5.000 lev (3.300 dolar AS) untuk pelaku pelanggaran pertama dan naik jadi 10.000 lev bagi pelanggaran yang terjadi lagi buat pemilik bar atau pengelola yang mentoleransi orang merokok di daerah tertutup. Perokok yang melanggar peraturan itu akan menghadapi denda sampai 500 lev untuk pelanggaran pertama, yang dapat jadi berlipat buat pelanggaran yang diulangi.

Satu survei menunjukkan 56 persen orang Bulgaria, perokok paling berat kedua di Uni Eropa setelah Yunani, menentang pelarangan total untuk merokok di ruang umum tertutup, demikian laporan Reuters --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Jumat pagi.

Perhimpunan restoran dan hotel Bulgaria mengatakan perhimpunan itu menduga sebanyak 10.000 orang akan kehilangan pekerjaan sebab sebagian bar dan restoran akan terpaksa tutup karena perokok tidak datang.

Pengusaha, yang sudah terpukul akibat kemerosotan ekonomi, telah meminta penangguhan tiga tahun bagi restoran, bar dan kafetaria serta klub malam agar sepenuhnya tak dimasukkan ke dalam peraturan tersebut.

Para penentangnya mengatakan pelarangan itu tampaknya akan memberi tekanan pada penghasilan negara saat Bulgaria berusaha memangkas defisit fiskalnya dan menghindari risiko bagi peg mata uangnya terhadap euro. Pajak atas rokok adalah satu persen dari pemasukan negara pada kuartal pertama 2012.

Para ahli kesehatan mengatakan biaya perawatan buat orang yang menderita sakit yang berkaitan dengan rokok dan mengurangi harapan hidup jauh mengalahkan kerugian apa pun.

Merokok mengakibatkan sakit paru-paru, yang seringkali berakibat fatal, dan penyakit pernafasan kronis lain dan menjadi faktor resiko utama bagi penyakit jantung dan pembuluh darah --pembunuh nomor satu di dunia. merokok digambarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai "salah satu ancaman kesehatan terbesar bagi masyarakat yang pernah dihadapi dunia".

(C003)

Posted by cripto at 12:00 AM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • Warga Tionghoa Singkawang gelar "cheng beng"
    Ratusan warga Tionghoa Kota Singkawang menggelar sembahyang "Cheng Beng" atau berziarah ke makam orang tua, keluarga maupun leluhu...
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • Pemimpin EU hindari Ukraina terkait kasus Tymoshenko
    Ukraina menghadapi isolasi yang semakin bertambah Senin ketika lima presiden dan seorang ketua EU menyatakan berencana absen pada pertemuan ...
  • Nilai ekspor produk rotan 27 juta dolar
    Kebijakan Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan yang menutup kran ekspor bahan baku rotan mulai terlihat hasilnya dan nilai ekspor telah mamp...
  • Rio Haryanto tempati peringkat ke-9 di Bahrain
    Pebalap nasional asal Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Rio Haryanto, menempati peringkat kesembilan pada race pertama lomba balap mobil G...
  • Gubernur Kalsel instruksikan pembatasan pembelian premium
    Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin mengeluarkan instruksi pembatasan pembelian premium di SPBU untuk mengurangi terjadinya antrean pan...
  • BNP2TKI: Timor Leste butuh banyak TKI
    Deputi Kerja Sama Luar Negeri & Promosi Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Endang Sulistiyaningsi men...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates