waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

IDC prediksi permintaan printer menguat 2012

Written By cripto on Tuesday, April 24, 2012 | 9:00 PM

Perusahaan riset IDC memperkirakan permintaan printer format besar di Indonesia akan naik pada 2012, dipicu gencarnya proyek infrastruktur, Pilkada, maupun menjelang Pilpres 2014.
SRC:www.antaranews.com

Ilustrasi. (hewlett-packard)

Jakarta (ANTARA News) - Perusahaan riset IDC memperkirakan permintaan printer format besar di Indonesia akan naik pada 2012, dipicu gencarnya proyek infrastruktur, Pilkada, maupun menjelang Pilpres 2014.

Pasar printer format besar (large format printer/LFP), yang terdiri dari pasar grafis dan pasar teknis, tumbuh 40,1 persen pada 2011 secara year on year (YoY), dan diperkirakan akan terus berlanjut pada 2012, kata IDC Indonesia dalam laporannya baru-baru ini.

IDC memperkirakan pasar grafis akan tumbuh karena menguatnya permintaan printer solvent-based, dan di sisi lain pertumbuhan megaproyek akan mendorong permintaan printer aqueous-based di segmen pasar teknik.

Pasar grafis ini diharapkan tumbuh secara substansial dalam beberapa bulan mendatang karena Pilkada di paruh waktu kedua 2012 dan Pilpres 2014.

"Ini kegiatan-kegiatan skala besar sepertinya akan mendorong menguatnya permintaan printer menggunakan tinta berbasis-pelarut," kata Muhammad Ikhwan, analis pasar asosiasi untuk peripherals di IDC Indonesia.

Pangsa pasar tinta solvent di pasar grafis dalam 2011 tumbuh 55,7 persen, merepresentasikan pertumbuhan 16,8 persen dari 2010.

Pada 2011, kata IDC, kegiatan termasuk SEA Games, dan Pilkada juga telah mendorong permintaan untuk grafis solvent-based.

IDC mengamati bahwa budaya cetak di Indonesia telah bergeser dari sablon ke cetak digital, bahkan warung jajanan menggunakan cetakan solvent-ink (tinta berpelarut) untuk tampilan serta tujuan promosi.

Berkat lonjakan proyek infrastruktur di Indonesia baik dari sektor swasta maupun publik, IDC mengharapkan peningkatan permintaan LFP dari pasar teknis mulai dari segmen arsitektur, engineering, dan konstruksi, kata Ikhwan.

Tahun ini saja pemerintah Indonesia sedang mengerjakan lebih dari 50 proyek industri dan infrastruktur senilai 17,1 miliar dolar AS.

Proyek-proyek itu akan mendorong pertumbuhan di pasar LFP teknik, khususnya printer format lebar 42 hingga 44 inci, demikian IDC.

(*)

Posted by cripto at 9:00 PM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • Warga Tionghoa Singkawang gelar "cheng beng"
    Ratusan warga Tionghoa Kota Singkawang menggelar sembahyang "Cheng Beng" atau berziarah ke makam orang tua, keluarga maupun leluhu...
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • Pemimpin EU hindari Ukraina terkait kasus Tymoshenko
    Ukraina menghadapi isolasi yang semakin bertambah Senin ketika lima presiden dan seorang ketua EU menyatakan berencana absen pada pertemuan ...
  • Nilai ekspor produk rotan 27 juta dolar
    Kebijakan Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan yang menutup kran ekspor bahan baku rotan mulai terlihat hasilnya dan nilai ekspor telah mamp...
  • Rio Haryanto tempati peringkat ke-9 di Bahrain
    Pebalap nasional asal Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Rio Haryanto, menempati peringkat kesembilan pada race pertama lomba balap mobil G...
  • Gubernur Kalsel instruksikan pembatasan pembelian premium
    Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin mengeluarkan instruksi pembatasan pembelian premium di SPBU untuk mengurangi terjadinya antrean pan...
  • BNP2TKI: Timor Leste butuh banyak TKI
    Deputi Kerja Sama Luar Negeri & Promosi Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Endang Sulistiyaningsi men...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates