waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Ribuan orang Italia tewas akibat gangguan makan

Written By cripto on Tuesday, April 24, 2012 | 12:00 AM

Ribuan orang Italia meninggal setiap tahun akibat gangguan makan, demikian satu studi oleh menteri kesehatan negeri tersebut.
SRC:www.antaranews.com

Ilustrasi Makanan Sehat (antaranews.com/grafis)

...masyarakat hari ini menawarkan model kecantikan yang sangat kurus dan pada saat yang sama banyak makanan tidak sehat yang kaya akan lemak serta makanan diawetkan yang tidak sehat...





Roma (ANTARA News/Xinhua-OANA) - Ribuan orang Italia meninggal setiap tahun akibat gangguan makan, demikian satu studi oleh menteri kesehatan negeri tersebut.

"Gangguan makan adalah penyebab utama kematian di Italia, dengan jumlah 7.000 sampai 8.000 setiap tahun," kata Laura Dalla Ragionem wakil psikiater buat Kementerian Kesehatan, kepada Xinhua, Senin (23/4).

Ia menyatakan sebanyak tiga juta orang Italia saat ini menderita anoreksia, bulimia atau gangguan makan berlebihan (BED), dan mereka yang menderita gangguan itu adalah warga dari seluruh lapisan masyarakat dan usia, bahkan termasuk banyak anak kecil yang berusia antara delapan dan 10 tahun.

Selain itu, menurut studi tersebut, sebanyak setengah juta orang Italia menderita apa yang disebut "drunkorexia" --kecenderungan yang meningkat dalam konsumsi alkohol tanpa makan.

"Dalam 10 tahun belakangan, jumlah orang Italia yang mengalami gangguan makan telah meningkat sebanyak 300 persen," kata Dalla Ragione sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Selasa siang.

Makin banyak dari mereka adalah pria, saat ini 10 persen dari jumlah total penderita gangguan makan dan 20 persen di antara mereka yang berusia antara 13 dan 17 tahun, sedangkan 10 tahun lalu jumlahnya cuma satu persen.

Fenomena yang mengkhawatirkan itu terutama dipicu oleh alasan budaya, sebab "masyarakat hari ini menawarkan model kecantikan yang sangat kurus dan pada saat yang sama banyak makanan tidak sehat yang kaya akan lemak serta makanan diawetkan yang tidak sehat".

Nyatanya, banyak orang yang mengalami gangguan makan kegemukan pada awalnya, dan gaya hidup modern serta kebiasaan makan tak membantu, kata Dalla Ragione.

Kampanye kesehatan saat ini disambut baik tapi tak cukup untuk menangkal peningkatan wabah itu di negeri tersebut, katanya.
(C003)

Posted by cripto at 12:00 AM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • Warga Tionghoa Singkawang gelar "cheng beng"
    Ratusan warga Tionghoa Kota Singkawang menggelar sembahyang "Cheng Beng" atau berziarah ke makam orang tua, keluarga maupun leluhu...
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • Pemimpin EU hindari Ukraina terkait kasus Tymoshenko
    Ukraina menghadapi isolasi yang semakin bertambah Senin ketika lima presiden dan seorang ketua EU menyatakan berencana absen pada pertemuan ...
  • Nilai ekspor produk rotan 27 juta dolar
    Kebijakan Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan yang menutup kran ekspor bahan baku rotan mulai terlihat hasilnya dan nilai ekspor telah mamp...
  • Rio Haryanto tempati peringkat ke-9 di Bahrain
    Pebalap nasional asal Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Rio Haryanto, menempati peringkat kesembilan pada race pertama lomba balap mobil G...
  • Gubernur Kalsel instruksikan pembatasan pembelian premium
    Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin mengeluarkan instruksi pembatasan pembelian premium di SPBU untuk mengurangi terjadinya antrean pan...
  • BNP2TKI: Timor Leste butuh banyak TKI
    Deputi Kerja Sama Luar Negeri & Promosi Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Endang Sulistiyaningsi men...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates