waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Wamendikbud: sarjana Indonesia banyak ingin jadi PNS

Written By cripto on Sunday, April 22, 2012 | 4:00 AM

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Musliar Kasim mengatakan, hingga saat ini banyak sarjana di Indonesia menginginkan menjadi pegawai negeri sipil.
SRC:www.antaranews.com

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Musliar Kasim (FOTO ANTARA)





Bengkulu (ANTARA News) - Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Musliar Kasim mengatakan, hingga saat ini banyak sarjana di Indonesia menginginkan menjadi pegawai negeri sipil.

Sebelum ada formasi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) mereka rela menganggur dan tidak ada ide menciptakan lapangan kerja, kata Musliar Kasim di Bengkulu, Sabtu.

Ia mengatakan, untuk menekan keinginan sarjana menjadi PNS, perguruan tinggi harus mampu menciptakan lulusan yang berjiwa kewirausaha.

"Perguruan tinggi di Indonesia harus mampu menciptakan lulusan yang memiliki jiwa kewirausahaan agar mampu bersaing di era globalisasi," katanya.

Sebagian besar sarjana saat ini, khususnya di luar Pulau Jawa menganggap baru dikatakan bekerja bila diterima sebagai PNS, sehingga ada sekitar 14,7 persen sarjana masih menganggur karena hanya berharap menjadi PNS.

Saat ini, hanya dua persen sarjana lulusan di seluruh Indonesia yang diterima sebagai PNS di berbagai lembaga pemerintahan.

"Perguruan tinggi hendaknya mampu mengubah pola pikir para mahasiswa sejak dini agar tidak berharap menjadi PNS, tetapi justru menjadi wira usaha handal dengan menanamkan jiwa kewirausahaan," katanya.

Ia menyarankan, agar perguruan tinggi mengundang para pengusaha sukses di Indonesia agar menyampaikan pengalaman dalam kuliah umum untuk mahasiswa.

"Selama saya menjadi Rektor Universitas Andalas Padang Sumatera Barat, sebanyak 160 orang pengusaha sukses telah tampil sebagai pembicara dalam kuliah umum untuk memotivasi mahasiswa agar muncul jiwa kewirausahaannya," ujarnya.

Seorang pengusaha muda di Bengkulu Edi Haryanto mengatakan, pihaknya siap tampil menjadi pembicara di perguruan tinggi untuk mengajak calon sarjana berwirasuwasta.

Dengan tampilnya para pengusaha itu, maka akan mampu menularkan dan memotivasi para mahasiswa untuk muncul keinginan sebagai pengusaha karena jumlah wira usaha di Indonesia masih sangat minim yakni hanya 0,18 persen.

"Perguruan tinggi tidak perlu memikirkan honor untuk pengusaha menjadi pembicara dalam kuliah umum karena kami malah menjadi senang bila diundang," tambahnya.
(T.Z005/A013)

Posted by cripto at 4:00 AM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Warga Tionghoa Singkawang gelar "cheng beng"
    Ratusan warga Tionghoa Kota Singkawang menggelar sembahyang "Cheng Beng" atau berziarah ke makam orang tua, keluarga maupun leluhu...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • Pemimpin EU hindari Ukraina terkait kasus Tymoshenko
    Ukraina menghadapi isolasi yang semakin bertambah Senin ketika lima presiden dan seorang ketua EU menyatakan berencana absen pada pertemuan ...
  • Nilai ekspor produk rotan 27 juta dolar
    Kebijakan Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan yang menutup kran ekspor bahan baku rotan mulai terlihat hasilnya dan nilai ekspor telah mamp...
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • Rio Haryanto tempati peringkat ke-9 di Bahrain
    Pebalap nasional asal Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Rio Haryanto, menempati peringkat kesembilan pada race pertama lomba balap mobil G...
  • Gubernur Kalsel instruksikan pembatasan pembelian premium
    Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin mengeluarkan instruksi pembatasan pembelian premium di SPBU untuk mengurangi terjadinya antrean pan...
  • Indonesia bidik Eropa lewat "Tong-Tong Fair"
    Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membidik wisatawan Eropa di Tong-Tong Fair bertema "Java" yang berlangsung di Malievel...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates