waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Hari kebangkitan pendidikan pertanian dideklarasikan

Written By cripto on Wednesday, May 2, 2012 | 1:00 AM

Institut Pertanian Bogor mendeklarasikan tanggal 27 April sebagai Hari Kebangkitan Pendidikan Pertanian Indonesia.
SRC:www.antaranews.com

Institut Pertanian Bogor (istimewa)





Bogor (ANTARA News) - Institut Pertanian Bogor mendeklarasikan tanggal 27 April sebagai Hari Kebangkitan Pendidikan Pertanian Indonesia.

Acara deklarasi itu dilakukan pada rangkaian 60 tahun pendidikan pertanian bersamaan dengan simposium dan seminar bertema "Mendukung Kedaulatan Pangan dan Energi yang berkelanjutan" di IPB International Convention Centre (IICC), Bogor, Jawa Barat, Selasa.

Deklarasi tersebut ditandatangani oleh Menteri Pertanian Suswono, Rektor IPB Prof Herry Suhardiyanto, Menteri Pertanian periode 80-an Prof Sjarifuddin Baharsjah dan Prof Yustika Baharsjah, Rektor Universitas Brawijaya, Rektor Universitas Jambi, 20 dekan Fakultas Pertanian seluruh Indonesia, dan ketua himpunan profesi.

Himpunan profesi itu unsur dari Perhimpunan Agronomi Indonesia (PERAGI), Perhimpunan Hortikultura Indonesia (PERHORTI), Perhimpunan Ilmu Pemuliaan Indonesia (PERIPI), dan Himpunan Ilmu Gulma Indonesia (HIPI).

Sekretaris Umum kegiatan 60 tahun pendidikan pertanian Syarifah Iis Aisyah menjelaskan, deklarasi yang disebut "Deklarasi Baranangsiang" itu, merencanakan tanggal 27 April, di mana 60 tahun yang lalu dilakukan peletakan batu pertama oleh Presiden RI pertama Ir Soekarno pada pembangunan Kampus IPB Baranangsiang, menjadi Hari Kebangkitan Pendidikan Pertanian Indonesia.

Sementara itu, Rektor IPB Heerry Suhardiyanto mengatakan, rangkaian peringatan 60 tahun itu merujuk pada peletakan batu pertama pembangunan Kampus IPB Baranangsiang oleh Ir Soekarno.

Kala itu, katanya, Bung Karno berpesan bahwa persoalan pangan bagi rakyat adalah persoalan hidup atau mati.

"Maka dari itu saya mengajak untuk memaknai pidato itu dengan konteks Indonesia saat ini, dengan berbagai tantangan yang ada," katanya.

Ia mengatakan, bila tahun 1952 pidato Presiden Soekarno dapat menggugah pemuda-pemudi Indonesia datang berbondong-bondong ke Bogor untuk belajar dan memasuki pendikan tinggi pertanian, maka tantangan yang dihadapi sekarang adalah pembangunan pertanian yang membutuhkan inovasi baru.

"Terobosan dan gagasan tidak hanya berkutat pada sektor budi daya saja, kita perlu pendekatan baru yang mengantarkan kita kepada peningkatan produksi nasional secara nyata," katanya.
(T.A035/R010)

Posted by cripto at 1:00 AM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • Warga Tionghoa Singkawang gelar "cheng beng"
    Ratusan warga Tionghoa Kota Singkawang menggelar sembahyang "Cheng Beng" atau berziarah ke makam orang tua, keluarga maupun leluhu...
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • Pemimpin EU hindari Ukraina terkait kasus Tymoshenko
    Ukraina menghadapi isolasi yang semakin bertambah Senin ketika lima presiden dan seorang ketua EU menyatakan berencana absen pada pertemuan ...
  • Nilai ekspor produk rotan 27 juta dolar
    Kebijakan Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan yang menutup kran ekspor bahan baku rotan mulai terlihat hasilnya dan nilai ekspor telah mamp...
  • Rio Haryanto tempati peringkat ke-9 di Bahrain
    Pebalap nasional asal Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Rio Haryanto, menempati peringkat kesembilan pada race pertama lomba balap mobil G...
  • Gubernur Kalsel instruksikan pembatasan pembelian premium
    Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin mengeluarkan instruksi pembatasan pembelian premium di SPBU untuk mengurangi terjadinya antrean pan...
  • BNP2TKI: Timor Leste butuh banyak TKI
    Deputi Kerja Sama Luar Negeri & Promosi Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Endang Sulistiyaningsi men...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates