waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Jumlah hakim di PN Kudus kurang ideal

Written By cripto on Friday, May 18, 2012 | 4:00 PM

Ketua Pengadilan Negeri Kudus Agung Suradi menilai jumlah hakim di PN setempat kurang ideal, karena tidak sebanding dengan jumlah kasus yang harus ditangani selama ini. "Idealnya untuk PN Kudus yang setiap tahunnya mampu ...
SRC:www.antaranews.com

Kudus (ANTARA News) - Ketua Pengadilan Negeri Kudus Agung Suradi menilai jumlah hakim di PN setempat kurang ideal, karena tidak sebanding dengan jumlah kasus yang harus ditangani selama ini.

"Idealnya untuk PN Kudus yang setiap tahunnya mampu menyelesaikan ratusan kasus membutuhkan tambahan dari empat hakim menjadi 10 hakim," katanya di Kudus, Jumat.

Untuk PN kelas 1B, katanya, selama setahun ditargetkan menyelesaikan 250 kasus. Dengan jumlah hakim yang terbatas, maka setiap hakim mendapat tanggung jawab menangani kasus hingga 60-an kasus lebih setiap tahunnya.

Sebelumnya, kata dia, PN Kudus juga pernah ditargetkan menyelesaikan 600-an kasus peradilan selama setahun.

Meski demikian, kata dia, keterbatasan jumlah hakim tidak akan menjadi alasan untuk tidak menyelesaikan setiap kasus secara maksimal.

Terkait dengan gaji yang diterima saat ini, dinilai perlu dilakukan perubahan menyesuaikan dengan kondisi yang ada.
Pasalnya, kata dia, sejak empat tahun lalu, gaji hakim memang belum naik, sedangkan tunjangan sudah sebelas tahun belum mengalami perubahan.

Bahkan, lanjut dia, gaji yang diterimanya masih kalah dibandingkan dengan gaji yang diterima istri yang berstatus sebagai pegawai negeri sipil.

"Perbaikan rumah dinas, juga masih harus dilakukan sendiri. Hal ini, tentunya perlu menjadi pertimbangan pemerintah," ujarnya.

Meski demikian, kondisi tersebut harus diterima dan dianggap sebagai hal biasa, terutama bagi hakim yang ditugaskan di Pulau Jawa karena biaya hidupnya tidak terlalu mahal.

Pasalnya, kata dia, kondisi seperti sekarang berbeda dengan hakim yang ditugaskan di luar Pulau Jawa yang biaya hidupnya cukup mahal.

Agung mengaku, sudah pernah bertugas di luar Jawa, yakni di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantas Timur (Kaltim).

Ia mengakui, peningkatan kesejahteraan gaji memang tidak menjamin kemandirian dan integritas seorang hakim.

Akan tetapi, hal itu dinilai mampu meminimalkan kemungkinan terjadinya praktik suap dalam penanganan perkara di pengadilan.

"Untuk itu, sudah seharusnya negara menjamin hak dan perlindungan bagi hakim untuk menjaga eksistensi, kehormatan, dan kemandiriannya dalam penegakan hukum dan keadilan," ujarnya.

(KR-AN/M028)

Posted by cripto at 4:00 PM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • Warga Tionghoa Singkawang gelar "cheng beng"
    Ratusan warga Tionghoa Kota Singkawang menggelar sembahyang "Cheng Beng" atau berziarah ke makam orang tua, keluarga maupun leluhu...
  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • RI kecewa ASEAN gagal capai kesepakatan soal Laut China Selatan
    Indonesia kecewa terhadap hasil pertemuan para menteri luar negeri ASEAN di Phnom Penh, Kamboja, yang tidak berhasil menyatukan pandangan so...
  • Rio Haryanto tempati peringkat ke-9 di Bahrain
    Pebalap nasional asal Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Rio Haryanto, menempati peringkat kesembilan pada race pertama lomba balap mobil G...
  • Riwayat hidup Roger Federer
    Berikut ini data dan fakta petenis Swiss, Roger Federer, yang meraih gelar juara untuk ketujuh kalinya dalam turnamen itu setelah menang pad...
  • Pasukan PBB dan Kongo serang pemberontak
    Pasukan PBB dan tentara Republik Demokratik Kongo (DRC) menggunakan helikopter-helikopter tempur Kamis menyerang tentara yang memberontak ya...
  • Nilai ekspor produk rotan 27 juta dolar
    Kebijakan Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan yang menutup kran ekspor bahan baku rotan mulai terlihat hasilnya dan nilai ekspor telah mamp...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates