waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Korban letusan Gunung Sirung mulai terserang penyakit

Written By cripto on Sunday, May 20, 2012 | 6:00 PM

Ratusan pengungsi korban letusan Gunung Sirung di Pulau Pantar, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berada di Kakamuta, Kecamatan Pantar Tengah, mulai terserang berbagai penyakit.Kebanyakan para pengungsi menderita ...
SRC:www.antaranews.com





Kupang (ANTARA News) - Ratusan pengungsi korban letusan Gunung Sirung di Pulau Pantar, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berada di Kakamuta, Kecamatan Pantar Tengah, mulai terserang berbagai penyakit.

Kebanyakan para pengungsi menderita sakit batuk dan pilek serta infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang merupakan dampak dari erupsi Gunung Sirung yang meletus akhir pekan lalu.

"Warga mulai terserang penyakit, seperti batuk, pilek, dan ISPA," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Alor, Viktor Tanghana, yang dihubungi dari Kupang, Senin.

Menurut dia, penyakit yang menyerang pengungsi tidak secara massal, karena kebanyakan diderita oleh anak-anak.
Meski demikian, pemerintah daerah telah mengirimkan tim medis ke pengungsian untuk memberikan pengobatan bagi warga yang terserang penyakit. "Sudah ada tim yang memberikan pengobatan di lokasi pengungsian," katanya.

Selain mengirimkan tim medis, kata dia, pemerintah daerah juga telah mengirimkan bantuan logistik bagi para pengungsi, seperti beras, jagung, dan makanan siap saji, seperti mi instan dan ikan kaleng.

Ratusan warga Desa Mauta yang diungsikan berasal dari Dusun Alikalang sebanyak 75 keluarga dan Dusun Oang Kalla sebanyak 50 keluarga dengan jumlah jiwa mencapai 250 orang.

Sejumlah warga ini diungsikan karena lokasi tempat tinggalnya hanya berjarak sekitar 352 meter dari kawah Gunung Sirung.

Menurut Viktor, proses evakuasi warga dari tempat tinggalnya tersebut dilakukan atas arahan dari Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) Bandung.

"Pengungsian sesuai perintah Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) Bandung," katanya menegaskan.

Walaupun telah diungsikan, warga masih beraktivitas seperti biasa karena letusan Gunung Sirung sudah biasa dialami masyarakat di sekitar lereng gunung itu. "Kondisinya masih kondusif, dan masyarakat masih aman," katanya.
Selain bantuan bahan makan yang sudah diberikan kepada ratusan pengungsi korban letusan gunung tersebut, warga saat ini membutuhkan masker untuk menghindari terserang penyakit akibat erupsi gunung tersebut.

Menurut dia, pengungsi membutuhkan sedikitnya 500 masker. Namun, sampai saat ini belum ada masker yang didistribusikan bagi pengungsi gunung Sirung. "Di Alor tidak ada masker. Oleh karena itu, kami berharap ada bantuan dari BPBD NTT," katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD NTT Tini Thadeus mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Alor untuk membantu masker, serta Dinas Sosial untuk membangun dapur umum bagi pengungsi Gunung Sirung.

"Kami sudah lakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk membantu pengungsi Gunung Sirung, termasuk pengadaan maskernya" katanya.

(ANT-295/D007)

Posted by cripto at 6:00 PM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • Warga Tionghoa Singkawang gelar "cheng beng"
    Ratusan warga Tionghoa Kota Singkawang menggelar sembahyang "Cheng Beng" atau berziarah ke makam orang tua, keluarga maupun leluhu...
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • Pemimpin EU hindari Ukraina terkait kasus Tymoshenko
    Ukraina menghadapi isolasi yang semakin bertambah Senin ketika lima presiden dan seorang ketua EU menyatakan berencana absen pada pertemuan ...
  • Nilai ekspor produk rotan 27 juta dolar
    Kebijakan Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan yang menutup kran ekspor bahan baku rotan mulai terlihat hasilnya dan nilai ekspor telah mamp...
  • Rio Haryanto tempati peringkat ke-9 di Bahrain
    Pebalap nasional asal Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Rio Haryanto, menempati peringkat kesembilan pada race pertama lomba balap mobil G...
  • Gubernur Kalsel instruksikan pembatasan pembelian premium
    Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin mengeluarkan instruksi pembatasan pembelian premium di SPBU untuk mengurangi terjadinya antrean pan...
  • BNP2TKI: Timor Leste butuh banyak TKI
    Deputi Kerja Sama Luar Negeri & Promosi Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Endang Sulistiyaningsi men...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates