waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Pemerintah alokasikan Rp5 triliun untuk kemajuan NTT

Written By cripto on Saturday, May 19, 2012 | 12:00 AM

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pemerintah mengalokasikan anggaran percepatan pembangunan infrastruktur sebesar Rp5 triliun lebih untuk kemajuan wilayah Nusa Tenggara Timur.
SRC:www.antaranews.com

Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa (FOTO ANTARA)





Mataram (ANTARA News) - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pemerintah mengalokasikan anggaran percepatan pembangunan infrastruktur sebesar Rp5 triliun lebih untuk kemajuan wilayah Nusa Tenggara Timur.

"Ada peningkatan anggaran pemerintah pusat untuk NTT, di mana pada 2012 dialokasikan sebesar Rp1,3 triliun lebih dari Sisa Anggaran Lebih (SAL) dan Rp3 triliun lebih sehingga total sekitar Rp5 triliun yang semuanya untuk infrastruktur," kata Hatta usai pertemuan terbatas di Pendopo Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) di Mataram, Jumat petang.

Rapat terbatas yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu membahas tiga hal penting yakni kegiatan yang dilakukan tiga provinsi terkait program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) Koridor V (mencakup NTB, Bali dan NTT), upaya pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam penanggulangan kemiskinan, dan upaya pemberdayaan warga baru (eks Timor Timur) di wilayah NTT.

Selain Menko Perekonomian Hatta Rajasa, rapat terbantas itu dihadiri sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II, terkait program MP3EI.

Hadir pula Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi, dan para bupati/wali kota se-NTB, Gubernur Bali Made Mangku Pastika, dan Wakil Gubernur NTT Esthon Foenay.

Hatta mengatakan, dari pemaparan Wakil Gubernur NTB dalam rapat terbatas itu memang dibutuhkan percepatan pengurangan angka kemiskinan di provinsi itu.

Dari 21 kabupaten/kota di wilayah NTT, 20 kabupaten/kota diantaranya merupakan daerah tertinggal.

"Makanya, dengan peningkatan anggaran pemerintah pusat ke NTT itu, maka hambatan infratsruktur dengan kucuran Rp5 triliun akan lebih mendorong percepatan investasi dengan penyediaan infrastruktur," ujarnya.

Dana Rp5 triliun itu, kata Hatta, pengelolaannya melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Perhubungan (Kemhub) yang menyasar perhubungan darat, laut maupun udara, serta membuka jalan-jalan baru.

Selain itu, pemerintah pusat berkeinginan mengembangkan sektor peternakan, perikanan dan sektor pariwisata di wilayah NTT.

"Dari laporan Menteri Pertanian, yang akan masuk ke daerah Flores dan Sumba yang akan dijadikan basis peternakan dan pertanian," ujarnya.

Karena itu, pemerintah bertekad untuk meningkatkan infrastruktur secepat mungkin di wilayah NTT guna mengurangi angka kemiskinan dan membuka lapangan kerja baru.

"Pemerintah juga melirik potensi pertambangan di wilayah NTT yang dikelola masyarakat, sehingga perlu dibangun "smelter" (pengolahan biji tambang) agar sektor pertambangan dikelola dengan baik dan terarah," ujarnya.
(A058/N002)

Posted by cripto at 12:00 AM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • BNP2TKI: Timor Leste butuh banyak TKI
    Deputi Kerja Sama Luar Negeri & Promosi Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Endang Sulistiyaningsi men...
  • Rio Haryanto tempati peringkat ke-9 di Bahrain
    Pebalap nasional asal Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Rio Haryanto, menempati peringkat kesembilan pada race pertama lomba balap mobil G...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • Gubernur Kalsel instruksikan pembatasan pembelian premium
    Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin mengeluarkan instruksi pembatasan pembelian premium di SPBU untuk mengurangi terjadinya antrean pan...
  • Situs "The Pirate Bay" diblokir di Inggris
    Penyedia layanan internet di  Inggris harus memblokir situs berbagi file, The Pirate Bay, demikian perintah Pengadilan Tinggi Inggr...
  • Gas perut dinosaurus mungkin ikut menghangatkan bumi
    Para peneliti memperhitungkan kemungkinan pelepasan gas metana dari dalam perut dinosaurus ke atmosfer ikut menghangatkan planet bumi pada e...
  • Indonesia bidik Eropa lewat "Tong-Tong Fair"
    Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membidik wisatawan Eropa di Tong-Tong Fair bertema "Java" yang berlangsung di Malievel...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates