waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Tujuh tewas dalam bentrok senjata di Libya

Written By cripto on Thursday, May 17, 2012 | 12:00 AM

Tujuh orang tewas dan lebih dari 20 lainnya cedera ketika pria-pria bersenjata menyerang kota oasis Ghadames, Libya, yang terletak di perbatasan dengan Aljazair, Rabu.
SRC:www.antaranews.com

Ilustrasi (FOTO ANTARA/REUTERS/Bob Strong/ox/11.)





Tripoli (ANTARA News) - Tujuh orang tewas dan lebih dari 20 lainnya cedera ketika pria-pria bersenjata menyerang kota oasis Ghadames, Libya, yang terletak di perbatasan dengan Aljazair, Rabu.

"Ada bentrokan senjata di kota Ghadames," kata juru bicara pemerintah Libya Nasser al-Manaa, seperti yang dilaporkan AFP.

"Jumlah yang tewas tujuh orang," kata Manaa dan menambahkan lebih dari 20 orang cedera dalam bentrokan senjata yang meletus Rabu pagi dan berpusat di bandara itu.

Enam penyerang tewas bersama dengan seorang penduduk Ghadames, yang terletak 600km barat daya dari Tripoli.

Manaa, yang tidak menyebutkan identitas para penyerang mengatakan pasukan militer memasuki kota itu dan situasi telah berada dalam kendali.

Sementara, para pejabat Ghadames mengatakan para penyerang adalah anggota masyarakat Tuareg.

Saraj al-Din Bubaker, ketua dewan lokal mengemukakan kepada AFP bahwa "satu kelompok Tuareg menembaki kota itu dengan granat-granat berpelontar roket, memaksa sejumlah keluarga melarikan diri."

Tuareg adalah warga Libya berkulit hitam yang melakukan aksi kekerasan di beberapa kota termasuk Ghadames setelah jatuhnya orang kuat Muamar Gaddafi dalam satu pemberontakan tahun lalu. Kelompok etnik itu mendukung Gaddafi.

Seorang pejabat lokal lainnya mengatakan ketegangan meningkat setelah para anggota Tuareg diusir oleh penduduk lainnya kota itu.

Ghadames, yang juga dikenal sebagai Mutiara Gurun adalah satu Lokasi Warisan Dunia UNESCO dan tempat reruntuhan Romawi dekat perbatasan Libya dengan Aljazair dan Tunisia.
(H-RN)

Posted by cripto at 12:00 AM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • Warga Tionghoa Singkawang gelar "cheng beng"
    Ratusan warga Tionghoa Kota Singkawang menggelar sembahyang "Cheng Beng" atau berziarah ke makam orang tua, keluarga maupun leluhu...
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • Pemimpin EU hindari Ukraina terkait kasus Tymoshenko
    Ukraina menghadapi isolasi yang semakin bertambah Senin ketika lima presiden dan seorang ketua EU menyatakan berencana absen pada pertemuan ...
  • Nilai ekspor produk rotan 27 juta dolar
    Kebijakan Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan yang menutup kran ekspor bahan baku rotan mulai terlihat hasilnya dan nilai ekspor telah mamp...
  • Rio Haryanto tempati peringkat ke-9 di Bahrain
    Pebalap nasional asal Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Rio Haryanto, menempati peringkat kesembilan pada race pertama lomba balap mobil G...
  • Gubernur Kalsel instruksikan pembatasan pembelian premium
    Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin mengeluarkan instruksi pembatasan pembelian premium di SPBU untuk mengurangi terjadinya antrean pan...
  • BNP2TKI: Timor Leste butuh banyak TKI
    Deputi Kerja Sama Luar Negeri & Promosi Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Endang Sulistiyaningsi men...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates