waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Pemerintah optimistis target pajak 2012 tercapai

Written By cripto on Monday, June 25, 2012 | 4:00 AM

Pemerintah optimistis target penerimaan pajak 2012 sebesar Rp1.000 triliun dapat dicapai seiring dengan reformasi birokrasi yang tengah dijalankan oleh Kementerian Keuangan, termasuk di Direktorat Jenderal Pajak.
SRC:www.antaranews.com

Seorang petugas pajak menyentempel sejumlah formulir di layanan drop box di Jakarta, Jumat (12/3). (ANTARA/Rosa Panggabean )

Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah optimistis target penerimaan pajak 2012 sebesar Rp1.000 triliun dapat dicapai seiring dengan reformasi birokrasi yang tengah dijalankan oleh Kementerian Keuangan, termasuk di Direktorat Jenderal Pajak.

Ditjen Pajak yakin dengan menerapkan nilai-nilai Kementerian Keuangan yang meliputi; Integritas, Profesional, Sinergi, Pelayanan, dan Penyempurnaan, serta terus meningkatkan reformasi birokrasi dan dukungan dari rakyat, target pajak itu dapat dicapai.

Dalam pernyataannya, Senin, Ditjen pajak mengatakan, internalisasi nilai-nilai Kementerian Keuangan itu terus digalakkan mulai dari Kantor Pusat hingga di seluruh Kantor Wilayah (Kanwil) dan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) seperti di Kanwil DJP Jakarta Khusus, Kanwil DJP Aceh KPP DJP Aceh, KPP Pramata Surakarta, hingga KPP Pratama Sukoharjo.

Penerapan lima nilai-nilai Kementerian Keuangan tersebut merupakan kunci sukses agar Ditjen Pajak dapat menjalankan "Tujuh Langkah Strategis" untuk mengamankan penerimaan pajak tahun 2012.

Tujuh Langkah Strategis itu meliputi; (1) Penyempurnaan sistem administrasi pajak sektor Pajak Pertambahan Nilai (PPN), (2) Pengawasan secara intensif pada sektor usaha tertentu yang memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan pajak.

Kemudian, (3) Pembinaan dan pemberian fasilitas perpajakan untuk sektor usaha mikro, kecil, menengah (UMKM), (4) Peningkatan penegakan hukum di bidang perpajakan dan penyempurnaan Sistem Piutang Pajak secara online, (5) Pelaksanaan program Sensus Pajak Nasional yang lebih terencana, terarah, dan terukur.

Lalu, (6) Peningkatan kualitas sumber daya manusia (account representative, pemeriksa, dan juru sita, serta (7) Penyempurnaan Sistem Pengendalian Internal melalui peningkatan fungsi kepatuhan internal.

Penyempurnaan sistem administrasi pajak pada sektor PPN dilakukan melalui registrasi ulang Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang dimulai Februari hingga 31 Agustus 2012.

Selain itu, Ditjen Pajak juga masih bekerja melakukan harmonisasi atas seluruh ketentuan perpajakan yaitu Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP), Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Tidak langsung lainnya (PPN & PTLL), Keberatan dan Banding, serta Pemeriksaan dan Penagihan.

Pengawasan yang lebih intensif terhadap sektor usaha tertentu yang memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan perpajakan diantaranya diwujudkan dengan membentuk KPP Migas dan KPP Pertambangan.

Kerjasama dengan pihak eksternal terkait penyediaan data terus dilakukan sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2012. Pembinaan perpajakan terhadap sektor UMKM dilakukan secara persuasif oleh Kanwil DJP Jawa Tengah II di Kabupaten Klaten.
 
Mengenai sensus pajak, pada 2012 telah dilakukan re-launching mulai dari Kantor Pusat, hingga di seluruh Kanwil dan KPP.

Seperti contohnya di Kanwil DJP Sumatera Utara II, Kanwil DJP Riau dan Kepulauan Riau, Kanwil DJP Kanwil Jakarta Selatan, Kanwil DJP Jawa Barat II, Kanwil DJP Jawa Timur II, Kanwil DJP Bali, KPP Pratama Palangkaraya, KPP Pratama Pekanbaru Senapelan, KPP Pratama Bengkalis, KPP Pratama Tapak Tuan, KPP Pratama Mamuju, KPP Pratama Kabanjahe, serta Kanwil dan KPP lainnya.
 
Strategi peningkatan penegakan hukum diwujudkan antara lain melalui perbaikan terus menerus dalam bidang penanganan keberatan pajak, upaya penyidikan Wajib Pajak, hingga penagihan pajak.

Koordinasi penegakan hukum juga terus menerus dilakukan, secara internal dengan berbagai rapat koordinasi di seluruh Indonesia, dan secara eksternal dengan penegak hukum lainnya yaitu Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) dan Kejaksaan Agung.

Sementara dalam upaya peningkatan kualitas SDM, Ditjen pajak menjalankannya dengan berbagai pelatihan dan workshop yang terus berlanjut, seperti Workshop Pengaduan Pelayanan Perpajakan dan Workshop Peningkatan Kompetensi Tenaga Penyuluh.

Sedangkan strategi penyempurnaan Sistem Pengendalian Internal diwujudkan melalui beberapa hal diantaranya Whistleblowing System, perluasan kerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Dengan semua langkah-langkah itu, Ditjen pajak yakin target penerimaan pajak 2012 sebesar Rp1.000 triliun dapat dicapai.

(*)

Posted by cripto at 4:00 AM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Warga Tionghoa Singkawang gelar "cheng beng"
    Ratusan warga Tionghoa Kota Singkawang menggelar sembahyang "Cheng Beng" atau berziarah ke makam orang tua, keluarga maupun leluhu...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • Pemimpin EU hindari Ukraina terkait kasus Tymoshenko
    Ukraina menghadapi isolasi yang semakin bertambah Senin ketika lima presiden dan seorang ketua EU menyatakan berencana absen pada pertemuan ...
  • Nilai ekspor produk rotan 27 juta dolar
    Kebijakan Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan yang menutup kran ekspor bahan baku rotan mulai terlihat hasilnya dan nilai ekspor telah mamp...
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • Rio Haryanto tempati peringkat ke-9 di Bahrain
    Pebalap nasional asal Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Rio Haryanto, menempati peringkat kesembilan pada race pertama lomba balap mobil G...
  • Gubernur Kalsel instruksikan pembatasan pembelian premium
    Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin mengeluarkan instruksi pembatasan pembelian premium di SPBU untuk mengurangi terjadinya antrean pan...
  • Indonesia bidik Eropa lewat "Tong-Tong Fair"
    Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membidik wisatawan Eropa di Tong-Tong Fair bertema "Java" yang berlangsung di Malievel...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates