waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Tuntut bangunan sekolah diselesaikan, orangtua dan siswa SD demonstrasi

Written By cripto on Wednesday, April 11, 2012 | 2:00 PM

Puluhan orangtua dan siswa dari tiga SD Negeri di Kota Depok yaitu SDN Cipayung, SDN Sukmajaya III, dan SDN Mekarjaya XXX berdemonstrasi di Gedung DPRD yang menuntut agar pembangunan sekolahnya diselesaikan.
SRC:www.antaranews.com

Terbengkalai Suasana aktivitas belajar mengajar di SD Negeri (SDN)Tugu 6 ,Depok,Jawa Barat, Senin (2/4). Kondisi ruang kelas yang memprihatinkan disebabkan karena molornya jadwal penyelesaian pembangunan yang seharusnya selesai pada Desember 2011, hingga saat ini pembangunan juga belum dimulai akibatnya, banyak murid yang dipindahkan ke SDN Tugu 11 dan 8 untuk belajar. (FOTO ANTARA/M Iqbal Ichsan)

... "Kenapa sih tidak mau menyelesaikan pembangunan sekolah kami...

Depok, Jawa Barat (ANTARA News) - Puluhan orangtua dan siswa dari tiga SD Negeri di Kota Depok yaitu SDN Cipayung, SDN Sukmajaya III, dan SDN Mekarjaya XXX berdemonstrasi di Gedung DPRD yang menuntut agar pembangunan sekolahnya diselesaikan.

"Selama ini saya menumpang di sekolah lain, kadang kesal karena sering diledek," kata salah seorang siswa, Rafa Alif, di sela-sela aksi mereka di Depok, Rabu.

Ia mengatakan, dalam waktu dekat akan mengikuti Ujian Nasional tetapi proses belajar mengajar tidak nyaman seperti ini. "Kenapa sih tidak mau menyelesaikan pembangunan sekolah kami," tanyanya.

Pada 2011, sekolah mereka rencananya akan diperbaiki. Namun setelah rata dengan tanah, dinas pendidikan setempat terpaksa memberhentikan perbaikan sekolah tersebut karena pengembang tidak bisa menyelesaikan pembangunan tepat pada waktunya.

Salah satu orang tua siswa SDN Cipayung, Rodiah, mengatakan sekolah anaknya perbaikan sekolah anaknya dilakukan sejak bulan September 2011. Sejak itulah anaknya yang masih kelas II SD harus menumpang belajar di sekolah lain.

"Anak saya hanya belajar satu jam sehari karena keterbatasan ruangan, gimana mau pintar," katanya.

(F006/T004)

Posted by cripto at 2:00 PM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Warga Tionghoa Singkawang gelar "cheng beng"
    Ratusan warga Tionghoa Kota Singkawang menggelar sembahyang "Cheng Beng" atau berziarah ke makam orang tua, keluarga maupun leluhu...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • Pemimpin EU hindari Ukraina terkait kasus Tymoshenko
    Ukraina menghadapi isolasi yang semakin bertambah Senin ketika lima presiden dan seorang ketua EU menyatakan berencana absen pada pertemuan ...
  • Nilai ekspor produk rotan 27 juta dolar
    Kebijakan Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan yang menutup kran ekspor bahan baku rotan mulai terlihat hasilnya dan nilai ekspor telah mamp...
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • Rio Haryanto tempati peringkat ke-9 di Bahrain
    Pebalap nasional asal Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Rio Haryanto, menempati peringkat kesembilan pada race pertama lomba balap mobil G...
  • Gubernur Kalsel instruksikan pembatasan pembelian premium
    Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin mengeluarkan instruksi pembatasan pembelian premium di SPBU untuk mengurangi terjadinya antrean pan...
  • Indonesia bidik Eropa lewat "Tong-Tong Fair"
    Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membidik wisatawan Eropa di Tong-Tong Fair bertema "Java" yang berlangsung di Malievel...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates