waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Waspadai virus flu burung jelang kemarau

Written By cripto on Wednesday, April 11, 2012 | 1:00 PM

Menjelang musim kemarau menyebabkan virus Flu Burung dapat mengalami 'booming' sehingga masyarakat perlu mewaspadainya. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang Ayu Entys di Semarang, Selasa.
SRC:www.antaranews.com

Ilustrasi (FOTO ANTARA News)

Justru menjelang musim kemarau, virus Flu Burung harus diwaspadai, karena pada tahun 2007 menjelang musim kemarau virus ini `booming` meskipun tidak ada korban manusia meninggal dunia.

Semarang (ANTARA News) - Menjelang musim kemarau menyebabkan virus Flu Burung dapat mengalami 'booming' sehingga masyarakat perlu mewaspadainya. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang Ayu Entys di Semarang, Selasa.

"Justru menjelang musim kemarau, virus Flu Burung harus diwaspadai, karena pada tahun 2007 menjelang musim kemarau virus ini `booming` meskipun tidak ada korban manusia meninggal dunia," kata Ayu Entys.

Ayu Entys mengatakan menjelang musim kemarau, kelembaban kandang unggas masih tinggi sehingga langkah antisipasi yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan dan melakukan penyemprotan disinfektan.

"Sampai sekarang tidak ada laporan dari masyarakat terkait dengan flu burung. Ya harapannya tidak ada kasus lagi," katanya.

Ia menjelaskan langkah Dinas Pertanian untuk mengantisipasi virus Flu Burung di antaranya dengan mengerahkan sekitar 15 petugas melakukan pengecekan kebersihan dan kesehatan unggas ke sejumlah peternakan termasuk ke peternakan skala kecil yang berada di permukiman atau disebut sektor tiga.

"Jadi sejak musim penghujan hingga sekarang petugas kami terus keliling melakukan pemantauan dan kami baru akan lega setalah masuk musim kemarau," katanya.

Pada musim kemarau, lanjut Ayu Entys, kandang ternak sudah dapat terkena sinar matahari sehingga potensi merebaknya virus Flu Burung melemah.

Ayu Entys mengaku hingga sekarang tidak ada laporan dari masyarakat yang meminta dilakukan penyemprotan disinfektan. Dinas Pertanian juga telah mengingatkan kepada masyarakat agar terus mengusahakan kandang unggas mendapatkan sinar matahari dan jika menemukan ada unggas yang sakit segera melapor pada dinas terkait untuk diketahui penyakitnya.

"Masyarakat sepertinya lebih memilih membersihkan kandangnya dengan sabun dan kesadaran menjaga kebersihan sangat bagus," katanya.

Pada awal tahun 2012, Dinas Pertanian Kota Semarang telah melakukan penyemprotan disinfektan di Rumah Pemotongan Unggas (RPU) Penggaron sebagai antisipasi kemungkinan timbulnya penyakit yang disebabkan virus Avian Influenza.

Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan dan pengecekan ke peternakan unggas yang berada di permukiman sekaligus melakukan sosialisasi agar masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan lingkungannya.

Posted by cripto at 1:00 PM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Warga Tionghoa Singkawang gelar "cheng beng"
    Ratusan warga Tionghoa Kota Singkawang menggelar sembahyang "Cheng Beng" atau berziarah ke makam orang tua, keluarga maupun leluhu...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • Pemimpin EU hindari Ukraina terkait kasus Tymoshenko
    Ukraina menghadapi isolasi yang semakin bertambah Senin ketika lima presiden dan seorang ketua EU menyatakan berencana absen pada pertemuan ...
  • Nilai ekspor produk rotan 27 juta dolar
    Kebijakan Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan yang menutup kran ekspor bahan baku rotan mulai terlihat hasilnya dan nilai ekspor telah mamp...
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • Rio Haryanto tempati peringkat ke-9 di Bahrain
    Pebalap nasional asal Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Rio Haryanto, menempati peringkat kesembilan pada race pertama lomba balap mobil G...
  • Gubernur Kalsel instruksikan pembatasan pembelian premium
    Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin mengeluarkan instruksi pembatasan pembelian premium di SPBU untuk mengurangi terjadinya antrean pan...
  • Indonesia bidik Eropa lewat "Tong-Tong Fair"
    Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membidik wisatawan Eropa di Tong-Tong Fair bertema "Java" yang berlangsung di Malievel...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates