waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

AIPI akan bentuk lembaga pendanaan riset

Written By cripto on Friday, June 29, 2012 | 11:00 PM

Organisasi para ilmuwan terkemuka, Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), tengah mengkaji pembentukan lembaga pendanaan riset yang independen untuk membiayai riset-riset yang tidak bisa didanai oleh pemerintah.
SRC:www.antaranews.com

Ilustrasi (ANTARA NEWS/Ardika)

Tapi siapa yang mendanai riset-riset mengenai ilmu pengetahuan dasar, dan riset rekayasa di luar itu, atau ilmu sosial?



Kampar (ANTARA News) - Organisasi para ilmuwan terkemuka, Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), tengah mengkaji pembentukan lembaga pendanaan riset yang independen untuk membiayai riset-riset yang tidak bisa didanai oleh pemerintah.

"Sekarang ini pemerintah hanya mau mendanai riset yang sesuai dengan tujuh fokus riset yang telah ditetapkan," kata anggota AIPI yang diminta mempersiapkan lembaga tersebut, Prof Dr Satryo Brodjonegoro pada Sidang Paripurna I AIPI 2012 di Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu.

Fokus riset yang hanya bisa didanai oleh pemerintah melalui Kementerian Ristek, adalah yang berkaitan dengan pangan, kesehatan, energi, teknologi informasi dan komunikasi, teknologi pertahanan, transportasi, serta material maju.

"Di luar fokus itu, proposal riset ditolak. Ini memang cara pemerintah di negara manapun mengarahkan hasil-hasil riset di negerinya yang memiliki anggaran terbatas," katanya.

Menurut Satryo, Indonesia membutuhkan mekanisme pendanaan riset yang lebih fleksibel agar riset dapat terpacu untuk menunjang kemajuan bangsa di masa datang.

Berdasarkan data 2010, total dana riset nasional hanya 0,08 persen dari produk domestic bruto (PDB) nasional dan tersebar di berbagai kementerian serta lembaga penelitian pemerintah. Proporsi ini dianggap terlalu kecil bagi suatu bangsa yang ingin maju.

Lembaga pendanaan abadi bagi riset itu akan bernaung di bawah AIPI, karena AIPI telah memiliki Undang-Undang No. 8 tahun 1990, sehingga pemerintah memiliki kewajiban mendukung AIPI.

Lembaga pendanaan riset ini akan dinamakan Indonesian Science Fund (ISF). ISF akan mengelola dana khusus untuk kepentingan riset yang berasal dari pemerintah, swasta atau lembaga-lembaga donor di luar negeri, ujarnya.

Gagasan pembentukan ISF ini sudah disetujui oleh Bappenas dan Kementerian Keuangan, katanya. Untuk itu, AIPI berencana mencanangkan ISF pada 11 Juli 2012.

(D009)

Posted by cripto at 11:00 PM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • Warga Tionghoa Singkawang gelar "cheng beng"
    Ratusan warga Tionghoa Kota Singkawang menggelar sembahyang "Cheng Beng" atau berziarah ke makam orang tua, keluarga maupun leluhu...
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • Pemimpin EU hindari Ukraina terkait kasus Tymoshenko
    Ukraina menghadapi isolasi yang semakin bertambah Senin ketika lima presiden dan seorang ketua EU menyatakan berencana absen pada pertemuan ...
  • Nilai ekspor produk rotan 27 juta dolar
    Kebijakan Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan yang menutup kran ekspor bahan baku rotan mulai terlihat hasilnya dan nilai ekspor telah mamp...
  • Rio Haryanto tempati peringkat ke-9 di Bahrain
    Pebalap nasional asal Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Rio Haryanto, menempati peringkat kesembilan pada race pertama lomba balap mobil G...
  • Gubernur Kalsel instruksikan pembatasan pembelian premium
    Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin mengeluarkan instruksi pembatasan pembelian premium di SPBU untuk mengurangi terjadinya antrean pan...
  • BNP2TKI: Timor Leste butuh banyak TKI
    Deputi Kerja Sama Luar Negeri & Promosi Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Endang Sulistiyaningsi men...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates