waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Ribuan warga Tionghoa Pontianak mandi buang sial

Written By cripto on Saturday, June 30, 2012 | 12:00 AM

Ribuan warga Tionghoa di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, menjalani tradisi mandi tengah hari atau mandi U-Shi di Sungai Kapuas, Sabtu, bertepatan dengan tanggal 5 bulan 5 tahun Imlek.
SRC:www.antaranews.com

Sejumlah warga Tionghoa bermain air saat melaksanakan tradisi mandi U-Shi atau mandi tengah hari, di Sungai Kapuas, Pontianak, Kalbar, Sabtu (23/6). (FOTO ANTARA/Victor Fidelis Sentosa)

Mandi U-Shi hanya kepercayaan kami saja yang bermanfaat dalam membersihkan diri dan membuang sial

Pontianak (ANTARA News) - Ribuan warga Tionghoa di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, menjalani tradisi mandi tengah hari atau mandi U-Shi di Sungai Kapuas, Sabtu, bertepatan dengan tanggal 5 bulan 5 tahun Imlek.

Mandi tengah hari ini diyakini dapat membawa keberuntungan dan membuang sial.

"Setiap tahun saya dan keluarga tanggal 5 bulan 5 tahun Imlek selalu mandi di Sungai Kapuas Pontianak untuk membuang sial pada diri sendiri dan keluarga," kata Cong Fap Phin salah seorang warga Jalan Ahmad Yani Pontianak.

Ia menjelaskan tradisi mandi U-Shi sudah dilakukan turun-temurun sejak nenek moyangnya sehingga dia dan keluarga juga turut serta melestarikan budaya leluhurnya itu. Namun, mandi ini tidak diwajibkan.

"Mandi U-Shi hanya kepercayaan kami saja yang bermanfaat dalam membersihkan diri dan membuang sial," ungkapnya.

Hal senada juga diakui oleh Aheng warga Jalan Johar. Dia dan keluarganya mandi tengah hari setelah terlebih dahulu bersembahyang di kelenteng, memohon agar diberikan keberuntungan dan dihindarkan dari segala macam penyakit hingga satu tahun ke depan.

Sebelumnya, Pengurus Vihara Bodhisatva Karaniya Metta Pontianak Tjeng Tiau Sui mengatakan mandi U-Shi dimulai pukul 12.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.

Lie Sau Fat atau XF Asali, seorang tokoh Tionghoa di Pontianak dalam bukunya "Aneka Budaya Tionghoa" menyatakan, kalangan tabib Tionghoa juga menggunakan air sungai yang mengalir antara pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB itu untuk campuran ramuan obat.

Dari pantauan di lapangan, ribuan warga Tionghoa Kota Pontianak baik tua dan muda mulai pukul 12.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB berduyung-duyun mandi di Sungai Kapuas untuk membersihkan diri dan berharap mendapat berkah.

(A057)

Posted by cripto at 12:00 AM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • Warga Tionghoa Singkawang gelar "cheng beng"
    Ratusan warga Tionghoa Kota Singkawang menggelar sembahyang "Cheng Beng" atau berziarah ke makam orang tua, keluarga maupun leluhu...
  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • RI kecewa ASEAN gagal capai kesepakatan soal Laut China Selatan
    Indonesia kecewa terhadap hasil pertemuan para menteri luar negeri ASEAN di Phnom Penh, Kamboja, yang tidak berhasil menyatukan pandangan so...
  • Rio Haryanto tempati peringkat ke-9 di Bahrain
    Pebalap nasional asal Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Rio Haryanto, menempati peringkat kesembilan pada race pertama lomba balap mobil G...
  • Riwayat hidup Roger Federer
    Berikut ini data dan fakta petenis Swiss, Roger Federer, yang meraih gelar juara untuk ketujuh kalinya dalam turnamen itu setelah menang pad...
  • Pasukan PBB dan Kongo serang pemberontak
    Pasukan PBB dan tentara Republik Demokratik Kongo (DRC) menggunakan helikopter-helikopter tempur Kamis menyerang tentara yang memberontak ya...
  • Nilai ekspor produk rotan 27 juta dolar
    Kebijakan Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan yang menutup kran ekspor bahan baku rotan mulai terlihat hasilnya dan nilai ekspor telah mamp...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates