waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Beras merah diolah menjadi minuman

Written By cripto on Friday, June 29, 2012 | 9:00 PM

Hasil pertanian beras merah tidak hanya dinikmati sebagai bahan utama makanan namun bisa diolah menjadi minuman seperti teh dan kopi yang diproduksi di Desa Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, Bali.
SRC:www.antaranews.com

Ilustrasi Beras Merah (kebonndeso.blogspot.com)

Rasanya manis dengan aroma beras merah yang kental

Denpasar (ANTARA News) - Hasil pertanian beras merah tidak hanya dinikmati sebagai bahan utama makanan namun bisa diolah menjadi minuman seperti teh dan kopi yang diproduksi di Desa Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, Bali.

"Ide membuat teh dan kopi dari beras merah itu muncul karena banyak beras merah yang hancur dan tidak utuh dibuang percuma," kata pembuat teh dan kopi dari beras merah, Grace M. Tarjoto.

Dia mengatakan bahwa beras merah yang diterima masyarakat adalah beras merah yang masih utuh.

Insinyur Kimia yang kini serius menjadi petani beras merah itu menjelaskan proses pembuatan teh dan kopi dari beras merah yang dibuat cukup sederhana.

Beras merah yang tidak utuh dan hancur dikumpulkan untuk dibersihkan. Beras merah itu kemudian disanggrai hingga timbul aroma dan diaduk selama sekitar lima menit.

Setelah itu beras merah yang telah disanggarai kemudian diangkat dan didinginkan untuk selanjutnya dikemas kedalam plastik.

Beras merah yang sudah disanggrai pun bisa langsung disaring untuk mendapatkan teh.

Sementara untuk pembuatan kopi juga menjalani proses serupa. Hanya saja, ditambahkan lima persen kopi arabika sebagai penambah aroma wangi.

Teh dan kopi dari beras merah, lanjut Grace, ternyata diminati tidak hanya masyarakat lokal tetapi juga wisatawan asing yang berkunjung ke kawasan sawah Jatiluwih.

Mereka sebagian berasal dari dari Australia, Filipina, Amerika Serikat dan negara asing lainnya.

"Rasanya manis dengan aroma beras merah yang kental," kata seorang peminat teh beras merah, Deasy.
(ANT)

Posted by cripto at 9:00 PM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • Warga Tionghoa Singkawang gelar "cheng beng"
    Ratusan warga Tionghoa Kota Singkawang menggelar sembahyang "Cheng Beng" atau berziarah ke makam orang tua, keluarga maupun leluhu...
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • Pemimpin EU hindari Ukraina terkait kasus Tymoshenko
    Ukraina menghadapi isolasi yang semakin bertambah Senin ketika lima presiden dan seorang ketua EU menyatakan berencana absen pada pertemuan ...
  • Nilai ekspor produk rotan 27 juta dolar
    Kebijakan Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan yang menutup kran ekspor bahan baku rotan mulai terlihat hasilnya dan nilai ekspor telah mamp...
  • Rio Haryanto tempati peringkat ke-9 di Bahrain
    Pebalap nasional asal Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Rio Haryanto, menempati peringkat kesembilan pada race pertama lomba balap mobil G...
  • Gubernur Kalsel instruksikan pembatasan pembelian premium
    Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin mengeluarkan instruksi pembatasan pembelian premium di SPBU untuk mengurangi terjadinya antrean pan...
  • BNP2TKI: Timor Leste butuh banyak TKI
    Deputi Kerja Sama Luar Negeri & Promosi Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Endang Sulistiyaningsi men...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates