waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Christo-Elbert bersiap menatap Piala Davis

Written By cripto on Friday, June 29, 2012 | 8:00 PM

Duet Christopher Rungkat-Elbert Sie kembali merengkuh juara di Yaporti Indonesia F1 Futures 2012, hari ini, setelah kemenangan emas di SEA Games XXVI tahun lalu.
SRC:www.antaranews.com

Christopher Rungkat (FOTO ANTARA/Puspa Perwitasari/NZ/11)

Jakarta (ANTARA News) - Duet Christopher Rungkat-Elbert Sie kembali merengkuh juara di Yaporti Indonesia F1 Futures 2012, hari ini, setelah kemenangan emas di SEA Games XXVI tahun lalu.

Keduanya mengaku akan melanjutkan duetnya pada final Piala Davis 14-16 September mendatang menghadapi tim Filipina dan menjadikan turnamen berhadiah total 15.000 USD itu sekaligus sebagai ajang latihan.

"Turnamen ini merupakan persiapan juga untuk Piala Davis," kata Christo usai bertanding di Pusat Tenis Kemayoran, Jumat.

Christo-Elbert, yang baru berlatih bersama sekitar sepekan sebelum turnamen tersebut, mengaku tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi.

"Adaptasi kami cepat, tidak perlu waktu lama. Paling hanya satu pertandingan," tambah petenis berketurunan darah Indonesia-Belanda dan Indonesia-Kamboja itu.

Keduanya kembali ingin mengulang kemenangan emas mereka pada final Piala Davis nanti bersama timnya. Pada turnamen Yaporti Indonesia F1 Futures 2012, mereka menumbangkan pasangan asal Korea, Kim Cheong Eui-Oh Dae Soung, lewat super tie-break 4-6, 7-5 (10-3).

Sementara di SEA Games XXVI tahun lalu, Christo-Elbert sukses meraih medali emas setelah mengalahkan ganda putra Filipina, Cecil Mamiit-Treat Conrad Huey, lewat tiga set 2-6, 6-2 dan 10-7 di Lapangan Tenis Jakabaring, Palembang.

Pada babak semifinal Piala Davis April lalu, Christo dan rekan setimnya berhasil menyingkirkan Thailand lewat pertarungan yang ketat 3-2. Namun, saat itu Christo berpasangan dengan David Agung Susanto karena Elbert sedang berada di Belanda.

"Kesempatan kami besar, kami percaya diri karena sebelumnya menang melawan Thailand. Sedangkan materi Thailand lebih bagus dari Filipina, jadi lebih percaya diri," kata Christo optimistis.

(M047)

Posted by cripto at 8:00 PM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • Warga Tionghoa Singkawang gelar "cheng beng"
    Ratusan warga Tionghoa Kota Singkawang menggelar sembahyang "Cheng Beng" atau berziarah ke makam orang tua, keluarga maupun leluhu...
  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • RI kecewa ASEAN gagal capai kesepakatan soal Laut China Selatan
    Indonesia kecewa terhadap hasil pertemuan para menteri luar negeri ASEAN di Phnom Penh, Kamboja, yang tidak berhasil menyatukan pandangan so...
  • Rio Haryanto tempati peringkat ke-9 di Bahrain
    Pebalap nasional asal Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Rio Haryanto, menempati peringkat kesembilan pada race pertama lomba balap mobil G...
  • Riwayat hidup Roger Federer
    Berikut ini data dan fakta petenis Swiss, Roger Federer, yang meraih gelar juara untuk ketujuh kalinya dalam turnamen itu setelah menang pad...
  • Pasukan PBB dan Kongo serang pemberontak
    Pasukan PBB dan tentara Republik Demokratik Kongo (DRC) menggunakan helikopter-helikopter tempur Kamis menyerang tentara yang memberontak ya...
  • Nilai ekspor produk rotan 27 juta dolar
    Kebijakan Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan yang menutup kran ekspor bahan baku rotan mulai terlihat hasilnya dan nilai ekspor telah mamp...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates