waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Facebook dikecam soal email @facebook.com

Written By cripto on Thursday, June 28, 2012 | 4:00 PM

Facebook dikecam penggunanya setelah jejaring sosial ini mengganti daftar alamat email  kontak pengguna dengan menggunakan domain @facebook.com.
SRC:www.antaranews.com

Facebook (ANTARA News/istimewa)





Jakarta (ANTARA News) - Facebook dikecam penggunanya setelah jejaring sosial ini mengganti daftar alamat emailĂ‚  kontak pengguna dengan menggunakan domain @facebook.com.

Menurut Facebook hal ini dilakukan agar semua detail "konsisten" di situs tersebut.

Jika Facebook menggunakan sistem email ini maka akan meningkatkan trafik data dan membantu meningkatkan penjualan iklan.

Beberapa pengguna menganggap perubahan ini mengganggu dan bodoh. Mereka memasang cara untuk menampilkan lagi halaman lama.

Facebook telah merilis rencana perubahan pada April lalu, tetapi pemberitaannya tidak terlalu mendapat perhatian.

"Kami menyediakan alamat email untuk semua pengguna Facebook karena banyak yang menganggap fasilitas itu berguna agar tetap saling terhubung. Tapi tidak ada paksaan untuk menggunakan email Facebook," kata salah satu pejabat jejaring sosial ini.

Email yang dikirim ke @facebook.com juga akan muncul juga di "posting" . Pengguna bisa menggunakan dua pilihan itu dari satu tempat.

Kejengkelan pengguna
"Ini sama halnya dengan yang dilakukan Google dengan produk Buzz dimana pengguna tidak punya pilihan lainĂ‚  untuk menerimanya dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi dari langkah tersebut," kata seorang analis Forrester Research Anthonny Mullen.

"Ini adalah cara Facebook memindahkan data email anda dimana email merupakan identitas di dunia maya. Perusahaan ini ingin merebut identitas email pengguna untuk menaikkan trafik situsnya dan mengunci pengguna tetap berada di dalamnya. Masalahnya adalah kurang transparan. Tidak ada langkah untuk menanyakannya dulu ke pengguna" tambah dia.


(ans)


Posted by cripto at 4:00 PM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • BNP2TKI: Timor Leste butuh banyak TKI
    Deputi Kerja Sama Luar Negeri & Promosi Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Endang Sulistiyaningsi men...
  • Rio Haryanto tempati peringkat ke-9 di Bahrain
    Pebalap nasional asal Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Rio Haryanto, menempati peringkat kesembilan pada race pertama lomba balap mobil G...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • Gubernur Kalsel instruksikan pembatasan pembelian premium
    Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin mengeluarkan instruksi pembatasan pembelian premium di SPBU untuk mengurangi terjadinya antrean pan...
  • Situs "The Pirate Bay" diblokir di Inggris
    Penyedia layanan internet di  Inggris harus memblokir situs berbagi file, The Pirate Bay, demikian perintah Pengadilan Tinggi Inggr...
  • Gas perut dinosaurus mungkin ikut menghangatkan bumi
    Para peneliti memperhitungkan kemungkinan pelepasan gas metana dari dalam perut dinosaurus ke atmosfer ikut menghangatkan planet bumi pada e...
  • Indonesia bidik Eropa lewat "Tong-Tong Fair"
    Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membidik wisatawan Eropa di Tong-Tong Fair bertema "Java" yang berlangsung di Malievel...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates