waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Kacang tak timbulkan jerawat

Written By cripto on Thursday, June 28, 2012 | 3:00 PM

Kacang kerap kali menjadi kambing hitam atas timbulnya jerawat, padahal sebenarnya kacang tidak akan menyebabkan jerawat, kata seorang pakar kesehatan kulit.
SRC:www.antaranews.com

Ilustrasi perawatan jerawat. (inijalanku.com)

Jakarta (ANTARA News) - Kacang kerap kali menjadi kambing hitam atas timbulnya jerawat, padahal sebenarnya kacang tidak akan menyebabkan jerawat, kata seorang pakar kesehatan kulit.

"Tidak ada makanan yang dapat menimbulkan jerawat, itu hanya mitos belaka yang salah kaprah," ujar dokter spesialis kulit dari Departemen Spesialis Dermatologi dari RSPAD Gatot Soebroto, Dr. Samuel Lucas Simon SpKK, usai menjadi pembicara pada peluncuran produk sabun muka di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Simon menegaskan tidak ada makanan yang menyebabkan jerawat karena bila satu makanan menimbulkan jerawat, maka logikanya semua orang yang mengkonsumsi makanan itu akan timbul jerawat.

"Kenyataannya tidak kan? Lagi pula jerawat itu timbul karena sebum atau minyak berlebih yang menutupi pori-pori. Jadi kalau ada dokter kulit yang melarang makan ini itu, ah itu omong kosong," ujar dia.

Menurut Simon, jerawat dapat dicegah jika tubuh dan wajah senantiasa bersih, serta banyak mengkonsumsi sayur dan buah.

"Buah dan sayur mengandung vitamin yang baik untuk metabolisme dan regenerasi kulit," tutup Simon.

(M048)

Posted by cripto at 3:00 PM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • BNP2TKI: Timor Leste butuh banyak TKI
    Deputi Kerja Sama Luar Negeri & Promosi Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Endang Sulistiyaningsi men...
  • Rio Haryanto tempati peringkat ke-9 di Bahrain
    Pebalap nasional asal Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Rio Haryanto, menempati peringkat kesembilan pada race pertama lomba balap mobil G...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • Gubernur Kalsel instruksikan pembatasan pembelian premium
    Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin mengeluarkan instruksi pembatasan pembelian premium di SPBU untuk mengurangi terjadinya antrean pan...
  • Situs "The Pirate Bay" diblokir di Inggris
    Penyedia layanan internet di  Inggris harus memblokir situs berbagi file, The Pirate Bay, demikian perintah Pengadilan Tinggi Inggr...
  • Gas perut dinosaurus mungkin ikut menghangatkan bumi
    Para peneliti memperhitungkan kemungkinan pelepasan gas metana dari dalam perut dinosaurus ke atmosfer ikut menghangatkan planet bumi pada e...
  • Indonesia bidik Eropa lewat "Tong-Tong Fair"
    Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membidik wisatawan Eropa di Tong-Tong Fair bertema "Java" yang berlangsung di Malievel...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates