waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Menkop: angka pengangguran di Indonesia menurun

Written By cripto on Saturday, June 23, 2012 | 3:00 PM

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Syarifuddin Hasan mengatakan persentase pengangguran di Indonesia menurun selama satu dasawarsa terakhir.
SRC:www.antaranews.com

Menteri Koperasi dan UKM Syarifuddin Hasan (FOTO ANTARA)

Selama satu dekade terakhir, dari 240 juta penduduk Indonesia, jumlah pengangguran tinggal 6,3 persen saat ini,"

Makassar (ANTARA News) - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Syarifuddin Hasan mengatakan persentase pengangguran di Indonesia menurun selama satu dasawarsa terakhir.

"Selama satu dekade terakhir, dari 240 juta penduduk Indonesia, jumlah pengangguran tinggal 6,3 persen saat ini," kata Syarifuddin saat menyampaikan orasi ilmiah mengenai entrepreneurship atau kewirausahaan dalam rangka Milad ke-58 Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Makassar, Sabtu.

Syarifuddin mengungkapkan jumlah tersebut telah mengalami penurunan cukup signifikan jika dibandingkan dengan 10 tahun lalu yang berkisar 12 persen.

"Angka pengangguran di Indonesia termasuk kecil. Oleh karena itu, sekarang kami berusaha untuk menekan angka pengangguran sampai di bawah lima persen sebelum 2014," ujar Syarifuddin.

Menurut Syarifuddin, di negara-negara besar lainnya, seperti Amerika Serikat (AS) dan Eropa, tingkat penganggurannya lebih tinggi dibandingkan Indonesia.

"Saat ini, tingkat pengangguran di Amerika Serikat sudah mencapai delapan persen, bahkan hampir sembilan persen, sedangkan di Eropa di atas 10 persen," ungkap Syarifuddin.

Menurunnya tingkat pengangguran di Indonesia, lanjut Syarifuddin, merupakan dampak positif dari pertumbuhan ekonomi nasional yang terus meningkat setiap tahun.

Terkait kewirausahaan, Syarifuddin berharap semakin banyak pengusaha muda yang berkualitas dan berwawasan global sehingga mampu memajukan perekonomian Indonesia.
(R027/N002)

Posted by cripto at 3:00 PM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Warga Tionghoa Singkawang gelar "cheng beng"
    Ratusan warga Tionghoa Kota Singkawang menggelar sembahyang "Cheng Beng" atau berziarah ke makam orang tua, keluarga maupun leluhu...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • Riwayat hidup Roger Federer
    Berikut ini data dan fakta petenis Swiss, Roger Federer, yang meraih gelar juara untuk ketujuh kalinya dalam turnamen itu setelah menang pad...
  • Pasukan PBB dan Kongo serang pemberontak
    Pasukan PBB dan tentara Republik Demokratik Kongo (DRC) menggunakan helikopter-helikopter tempur Kamis menyerang tentara yang memberontak ya...
  • Pemimpin EU hindari Ukraina terkait kasus Tymoshenko
    Ukraina menghadapi isolasi yang semakin bertambah Senin ketika lima presiden dan seorang ketua EU menyatakan berencana absen pada pertemuan ...
  • Nilai ekspor produk rotan 27 juta dolar
    Kebijakan Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan yang menutup kran ekspor bahan baku rotan mulai terlihat hasilnya dan nilai ekspor telah mamp...
  • RI kecewa ASEAN gagal capai kesepakatan soal Laut China Selatan
    Indonesia kecewa terhadap hasil pertemuan para menteri luar negeri ASEAN di Phnom Penh, Kamboja, yang tidak berhasil menyatukan pandangan so...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates