waktubaca

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Rusia agar lanjutkan ekspor rudal S-300 ke Iran

Written By cripto on Friday, July 6, 2012 | 5:00 PM

Direktur Pusat Analisis Perdagangan Senjata Dunia (CAWAT), Igor Korotchenko, mengatakan, Rusia harus melanjutkan pengiriman peluru kendali darat-ke-udara S-300 ke Iran karena S-300 tidak di bawah sanksi-sanksi yang dikenakan PBB.
SRC:www.antaranews.com

Ilustrasi uji coba peluru kendali balistik. S-300 dalam berbagai variannya memiliki keistimewaan dalam kapasitas kepala ledak yang bisa dibawa, kemudahan operasional, serta mobilitasnya yang belum ada tandingan dalam arsenal peluru kendali Barat. (istimewa)

... Moskow juga harus meningkatkan ekspor senjata defensif ke Iran...

Moskow (ANTARA News) - Direktur Pusat Analisis Perdagangan Senjata Dunia (CAWAT), Igor Korotchenko, mengatakan, Rusia harus melanjutkan pengiriman peluru kendali darat-ke-udara S-300 ke Iran karena S-300 tidak di bawah sanksi-sanksi yang dikenakan PBB.

"Rusia harus membalikkan keputusan membatalkan kontrak untuk memberikan sistem S-300 kepada Iran. Mengingat status geopolitik internasional yang baru, Moskow juga harus meningkatkan ekspor senjata defensif ke Iran," kata Korotchenko, dalam satu wawancara dengan kantor berita Rusia, RIA Novosti, Kamis.

Menurut dia, hal ini tidak akan bertentangan dengan dokumen PBB.

Dalam kontrak senilai 800 juta dolar AS yang ditandatangani antara Iran dan Rusia pada 2007, Rusia berjanji memberikan lima sistem rudal permukaan-ke-udara S-300 kepada Iran.

Namun, Presiden Rusia, Dmitry Medvedev, menghentikan kontrak pada September 2010 sesuai Resolusi Dewan Keamanan PBB, yang melarang pasokan senjata konvensional ke Teheran, termasuk peluru kendali, tank, helikopter tempur, pesawat tempur dan kapal perang.

Kementerian Pertahanan Iran dan Organisasi Industri Kedirgantaraan dilaporkan telah mengajukan mosi ke Pengadilan Arbitrase yang bermarkas di Jenewa terhadap eksportir senjata Rusia, Rosoboronexport, karena gagal memenuhi komitmennya mengenai pengiriman sistem rudal S-300.

Pusat Analisis Perdagangan Senjata Dunia adalah perusahaan non-pemerintah yang bergerak di bidang penelitian informasi, penerbitan independen dan didirikan di Moskow, Rusia, pada Februari 2010.

Pusat Analisis saat ini telah merekrut para analis profesional terbaik Rusia dan pekerja yang memiliki ilmu keterampilan praktis dan berpengalaman dalam penelitian di berbagai bidang seperti ekspor senjata dan analisis pasar senjata.

(M016) 

Posted by cripto at 5:00 PM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Batik "mbeling" gunakan pewarna dari rumput laut
    Perajin batik dari Pekalongan, Harris Riadi memilih mewarnai batik "mbeling" buatannya dengan pewarna alami dari rumput laut.
  • Hasil dan klasemen ISL 2011-2012
    Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Sabtu: Deltras vs Persisam 1-3 Jumat:Persipura vs PSPS 2-1Persida...
  • Schumacher kembali naiki podium F1
    Michael Schumacher membuat kejutan kemarin ketika mengakhiri perlombaan Formula Satu (F1) dengan naik ke podium--ini adalah untuk pertama ...
  • Warga Tionghoa Singkawang gelar "cheng beng"
    Ratusan warga Tionghoa Kota Singkawang menggelar sembahyang "Cheng Beng" atau berziarah ke makam orang tua, keluarga maupun leluhu...
  • Kontras desak kepolisian usut kekerasan oknum Zeni Kostrad
    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengeroyokan yang d...
  • Pemimpin EU hindari Ukraina terkait kasus Tymoshenko
    Ukraina menghadapi isolasi yang semakin bertambah Senin ketika lima presiden dan seorang ketua EU menyatakan berencana absen pada pertemuan ...
  • Nilai ekspor produk rotan 27 juta dolar
    Kebijakan Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan yang menutup kran ekspor bahan baku rotan mulai terlihat hasilnya dan nilai ekspor telah mamp...
  • Rio Haryanto tempati peringkat ke-9 di Bahrain
    Pebalap nasional asal Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Rio Haryanto, menempati peringkat kesembilan pada race pertama lomba balap mobil G...
  • Gubernur Kalsel instruksikan pembatasan pembelian premium
    Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin mengeluarkan instruksi pembatasan pembelian premium di SPBU untuk mengurangi terjadinya antrean pan...
  • BNP2TKI: Timor Leste butuh banyak TKI
    Deputi Kerja Sama Luar Negeri & Promosi Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Endang Sulistiyaningsi men...
 
Copyright © 2011. waktubaca . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates